username

password


pengisian username lengkap dengan domain misalnya info@langkatkab.go.id

IP anda adalah:
38.107.191.114

Anda adalah pengunjung:
913123
Stabat
06 September 2010









Home » Berita Ringan
Selasa, 23 Maret 2010

Berbiaya Rp 50 Miliar; Jalan Tembus Langkat-Tanah Karo Segera Dibangun

Medan, 

Untuk membuka akses dua daerah kabupaten yakni Kabupaten langkat dan Tanah Karo, Pemprovsu akan membangun 36 kilometer lebih jalan tembus yang menghubungkan kedua daerah itu mulai 2011.

"Pembangunan jalan ini lanjutan dari pembangunan sebelumnya, karena jalan tembus itu sudah pernah dapat digunakan menghubungkan dua kawasan ", kata Kadis Bina Marga Sumut Marapinta Harahap kepada wartawan, Senin (22/3).

Disebutkan, rencana pembangunan jalan ini merupakan usulan rakyat yang sudah lama belum terujud karena keterbatasan dana. Maka kondisi jalan kini sudah rusak, sehingga pembangunannya diprediksi mencapai Rp50 miliar lebih.

Pemprovsu bersama DPRD Sumut akan memperjuangkan anggaran ditampung di APBD sejak anggaran 2011 dengan cara multi years. Tahap pertama, perbaikan jalan akan dimulai dari arah Kabupaten Langkat yakni Simpang Durin Mulo hingga perbatasan Tanah Karo.

"Pemprovsu hanya menyiapkan dana pembangunan pisik jalan secara multiyears. Sedangkan biaya gantirugi bangunan dan tanaman diharapkan akan didanai dua kabupaten itu", kata Marapinta.

Ketua DPRD Sumut, H Saleh Bangun mendukung penuh rencana pembukaan jalan tembus Karo-Langkat itu. Pembangunan jalan tersebut diharapkan bisa membuka akses kedua daerah, disamping membuka isolasi sejumlah desa di dua kawasan.

"Dengan jalan tembus itu, masyarakat di dua kawasan akan memperoleh akses jalan guna sarana transfortasi", katanya.

Faktor Penting

Inpratruktur jalan kata politisi Partai Demokrat itu, merupakan faktor terpenting untuk kegiatan perekonomian masyarakat. Sekaligus menarik investor untuk menanamkan modalnya di suatu tempat.

Saleh bangun juga putra Langkat menilai, pembangunan jalan tembus Langat-Karo sangat menguntungkan. Alasannya, wilayah desa yang berada di kawasan itu akan berangsur maju. Potensi pertumbuhan ekonomi sangat besar, sebab petani di daeah itu akan memiliki akses yang luas ke pusat pemasaran, sehingga proyek ini juga merupakan bagian dari peningkatan kesejahteraan.

Ia berharap, dengan adanya jalan tembus tersebut pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat akan menjadi lebih terpacu. Selain itu bisa membuka isolasi beberapa daerah yang selama ini belum bisa diakses.

Ramal Ginting (75) tokoh masyarakat Desa Tanjung Karo, Kecamatan Sei Bingei Langkat, mengatakan, ruas jalan tersebut dahoeloe menjadi rute gerilya para pejuang seperti Kiras bangun sebelum kemerdekaan. Bahkan setelah kemerdekaan, sebahagian masyarakat menggunakannya sebaga jalur jalan alternatif untuk saling menukar hasil bumi.

Karenanya, kata Ramal Ginting juga dibenarkan Sentosa Sembiring warga Desa Tanjung Karo, jika proyek ini selesai dapat memperpendek jarak tempuh antara Medan-Langkat-Brastagi. Juga menjadi jalan alternatif menuju kota wisata Brastagi jika kemacetan terjadi di Jalan Medan-Brastagi.

Sedikitnya 29 desa di Kabupaten Langkat akan menjadi lebih maju jika jalan tembus ini dibangun kembali, yakni Durin Mulo, Beliler,Balai Kasih,Nangka Lima,Raja tengah Hilir,Raja Tengah Hulu, KUD, Simpang Lau Njohong, Simpang Riang-Riang,Tanjung Karo, Simpang Suka Ramai, Grigit, Simpang Lau Gunung, Perpulungen, Manggusta, Gunung Ambat, Kampung Antara,Simpang Kutabuluh, Guru Benua, Deleng Pucuk, Rumah Galoh, Sampe Cita, Penusunen, Simpang Lau Tembo, Garunggang, Lau Ratah, Simpang Dagang, Telagah, Pamah Semelir. (sug)

Sumber:  Analisa


Berita Ringan List:

Pages:  1




Copyright © 2009 - Website Resmi Pemerintah Kabupaten Langkat, Hak cipta dilindungi Undang-Undang
E-mail kirim ke: sekretariat@langkatkab.go.id