Lokasi Strategis : Investor Denmark Berkunjung ke Langkat
10 Juli 2017 - 13:00:15 WIB,    indra - DISKOMINFO

Stabat,  (Diskominfo)

Investor dari Denmark yang dipimpin oleh Hendrik Pryter berkunjung ke Kabupaten Langkat guna membahas pembangunan Tenaga Listrik disalah satu daerah di Kabupaten Langkat.

Sesampainya di Langkat, mereka disambut Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH yang diwakili Sekda Langkat H. Indra Salahudin  diruang rapat Sekdakab Langkat kantor Bupati Langkat, Senin (10/7).

Tampak mendampingi Sekda diantaranya adalah Assisten I Adm. Pemerintahan Abdul Karim, Asissten III Adm Umum Sura Ukur , Kadis Kominfo H. Syahmadi, Kepala Bappeda H. Sujarno, Kadis PU, Kadir KPT dan Kabag Tapem.

Sambut kedatangan Investor dari Denmark ini, Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH dalam pesannya yang disampaikan Sekda Indra mengucapkan terima kasih.

“Kedatangan Investor dari Denmark ini akan membuat Langkat semakin maju, terutama dalam hal pelistrikan yang menurut penjelasan dari mereka bahwa Langkat akan dijadikan sebagai pusat pelistrikan di Sumut” katanya.

Dirinya menambahkan, tujuan ini sangat baik, tapi untuk kedepannya pihak Pemkab. Langkat akan membahas ini lebih lanjut.

Sementara itu, Hendrik Pryter melalui Juru Bicaraya Prof. Azrarie menjelaskan bahwa kedatangan ke Langkat adalah untuk membuat kerjasama dengan Pemkab. Langkat dalam hal pembangunan tenaga listrik yang berbasis dari Air dan tumbuh-tumbuhan.

“Lokasi Langkat sangat strategis, karena itu, kami datang kemari agar kerjasama ini dapat terbangun” katanya.

Lanjutnya, dalam pembangunannya, segala biaya akan berasal dari pihak kami, dan perihal Lahan, kami berharap kebijakan dari Bupati Langkat dapat membantu kami yang menginginkan lokasinya berdekatan dengan sungai.

“Mudah-mudahan, ini dapat terealisasi dengan baik, terima kasih” harapnya.

Perlu diketahui, terdapat 7 orang dalam rombongan Investor yang berasal dari Denmark tersebut, kemudian, ada juga pihak dari Malaysia yang tergabung dalam rombongan serta beberapa orang dari Indonesia seperti Wahidin (Mantan GM PLN di Kalimantan dan Ambon) dan Prof Johar Arifin.  (Diskominfo)