Syah Afandin Percepat Transformasi Kesehatan, 32 Puskesmas Langkat Resmi BLUD
30 Desember 2025 - 15:40:54 WIB,    rizka - DISKOMINFO

Stabat, Langkat - 

Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, terus mendorong percepatan transformasi pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui launching Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada 32 Puskesmas se-Kabupaten Langkat yang digelar di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Selasa (30/12/2025).

Launching BLUD Puskesmas ini dilakukan langsung oleh Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, didampingi Wakil Bupati Langkat Tiorita br Surbakti, SH, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, seluruh Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Langkat, serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Langkat, Thomas Hamonongan Simarmata.

Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) merupakan pola pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas dan kemandirian kepada Puskesmas dalam mengelola anggaran dan operasional. Melalui penerapan BLUD, Puskesmas dapat menggunakan langsung pendapatan yang diperoleh untuk membiayai kebutuhan operasional, pengadaan obat dan alat kesehatan, serta pengembangan sarana dan prasarana, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat ditingkatkan secara lebih cepat dan optimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, dr. Juliana, MM, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa transformasi pelayanan kesehatan akan terus dilakukan guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Langkat.

“BLUD hadir sebagai percepatan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, menegaskan bahwa penerapan BLUD merupakan langkah strategis dalam transformasi layanan kesehatan, agar Puskesmas mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat, mulai dari ketersediaan obat, alat kesehatan, hingga sarana dan prasarana pendukung.

“Saya tidak mau lagi ada keluhan pelayanan di Puskesmas lambat, obat kosong, dan persoalan lainnya. Saya ingin Puskesmas menjadi tujuan utama masyarakat dalam penanganan kesehatan,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Langkat menekankan empat hal penting yang harus menjadi perhatian utama dalam penerapan BLUD di seluruh Puskesmas se-Kabupaten Langkat, yaitu mengutamakan mutu dan keselamatan pasien, meningkatkan kompetensi serta profesionalisme sumber daya manusia kesehatan, membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pelayanan, serta memperkuat pengawasan dan evaluasi secara berkala.

Rangkaian kegiatan launching BLUD tersebut juga diisi dengan pengumuman Puskesmas terbaik dalam persiapan penerapan BLUD. Adapun tiga Puskesmas terbaik yang mendapat apresiasi adalah UPT Puskesmas Besitang, UPT Puskesmas Desa Lama, dan UPT Puskesmas Sambirejo.

Dengan diterapkannya BLUD di 32 Puskesmas, Bupati Langkat berharap pelayanan kesehatan di Kabupaten Langkat semakin berkualitas, responsif, dan mampu menjadi garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.(ikp/kominfolangkat).

BERITA OPD