Langkat, (PDE)
Gotong-royong (gotroy) merupakan satu kelestarian aktivitas sosial di Langkat yang sampai saat ini masih terus dilaksanakan dan menjadi ciri khas Langkat. Seperti contoh, tiga diantara desa-desa yang ada di Langkat, yakni, Desa Padang Cermin, Desa Padang Brahrang (Kecamatan Selesai) dan Desa Tanjung Jati (Kecamatan Binjai).
Ketika dikonfirmasi dikantornya masing-masing, Kamis (16/6), ketiga kepala desa tersebut menyebutkan bahwa kegiatan gotong royong akan selalu dilestarikan, bahkan dalam setiap minggunya kegiatan tersebut akan menjadi agenda rutin, berikut pernyataan mereka secara terpisah.
Kades Padang Brahrang Kecamatan Selesai Suwanto mengatakan, kegiatan gotroy adalah kegiatan untuk memupuk kebersamaan dalam kepedulian lingkungan ataupun sosial, setiap Jum’at dirinya bersama aparatur desa mengadakan gotroy untuk kebersihan kantor meneruskan himbauan Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH yakni, Jum’at Bersih.
Disamping itu, Suwanto juga menuturkan, hampir setiap minggu Pemerintah Desa bersama dengan Babinsa, Babinkamtibnas, lembaga desa beserta ormas di desa Padang Brahrang juga mengadakan gotroy dilingkungan desa, baik itu jalan, halaman warga dan parit. “Ini akan jadi program saya selama saya memimpin desa Padang Brahrang” kata Suwanto yang sudah memimpin Desa Padang Cermin sejak tahun 2003.
Selanjutnya, pernnyataan dikemukakan oleh Kades Padang Cermin Kecamatan Selesai Zuhuriah Wista Gurusinga. Sebagai salah satu kades perempuan di Langkat, dirinya selalu menggalakkan kegiatan gotroy agar masyarakat terbiasa dan tidak melupakan kegiatan yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia tersebut.
Zuhuriah juga menyebutkan bahwa gotroyjuga dapat mengangkat keharmonisan masyarakat desa, terutama terkait kepedulian kebersihan, “Begitu ada lingkungan yang tidak bersih, baik dilingkungan kantor ataupun lingkungan warga Padang Cermin, pastinya lokasi itu akan jadi titik kegiatan gotroy” kata Zuhuriah.
Ibu dari 2 orang anak ini berharap, apa yang telah dilakukannya bersama dengan aparatur desa, lembaga desa, Babinsa Razali , Babinkamtibnas Eka Wijaya dan masyarakat Padang Cermin serta seluruh ormas yang masih aktif di Padang Cermin, seperti Pandawa, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, Forum Komunikasi Padang Cermin Bersatu dan BKPRMI, berbuah manis pada kemajuan desa, dan semoga, gotroy yang sering digalakkannya mampu menjadi pondasi kehidupan masyarakat di Desa Padang Cermin untuk selalu bergotong royong membangun desa menjadi lebih maju.
“Desa maju dan sejahtera ditentukan oleh semangat masyarakatnya untuk terus bergotong royong membangun desa, terus lestarikan budaya gotroy” ujar Zuhuriah. Sementara itu, Kades Tanjung Jati Kecamatan Binjai Djemiran menyampaikan tekadnya untuk melestarikan budaya gotroy di desa Tanjung Jati.
Sebagai kades yang baru saja dilantik beberapa minggu yang lalu, Djemiran akan berkoordinasi dengan seluruh pihak di desa, baik itu dengan seluruh staf di desa, dengan lembaga desa, Babinsa, Babinkamtibnas dan seluruh masyarakat desa, agar kegiatan ini menjadi agenda rutin desa sebagai ajang mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kepedulian dan menjadikan Desa Tanjung Jati yang asri, sejuk, bersih dan nyaman.
Djemiran berharap, misinya menerapkan budaya gotroy dapat terwujud, dan masyarakat desa Tanjung Jati aktif dalam kegiatan tersebut sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud.
“Dengan gotroy seluruh masyarakat Desa Tanjung Jati, Insya Allah, Desa Tanjung Jati akan menjadi lebih maju dan sejahtera” ujar kades berusia 67 tahun tersebut didampingi istrinya Ny Karmini. (Humas/Informasi)